You are here
Home > Berita > Bupati Blitar: Jadilah Petani Modern

Bupati Blitar: Jadilah Petani Modern

Bupati Blitar, Drs, Rijanto, MM bersama Dirjen Pertanian, Kodim 0808 Blitar, Anggota Komisi II dan beberapa pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar melakukan panen raya jagung sekaligus menanam kedelai secara simbolis di Desa Balerejo Kecamatan Panggungrejo, Kamis (25/1). Dalam sambutannya, orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini menegaskan, kebutuhan jagung untuk Kabupaten Blitar masih kurang. Mengingat jagung tidak hanya dikonsumsi oleh masyarakat namun juga sebagai pakan ternak ayam petelur. Sehingga tanaman jagung harus dipacu demi memenuhi kebutuhan lokal.

Bupati Blitar juga menyampaikan, Kabupaten Blitar merupakan satu diantara wilayah yang menyuplai telur nasional. Rata-rata perhari mencapai 400 ton. Sementara hasil produksi jagung pipil kering sekitar 350 ton satu kali musim panen. Sehingga sangat terbuka peluang untuk menanam jagung. Selain itu jagung juga bisa dijual di Perusahaan Greenfiled sebagai pakan ternak sapi. Bupati Blitar juga menegaskan, Pemerintah baik pusat maupun daerah terus berkomitmen mendukung usaha dibidang pertanian. Ini dibuktikan komitmen yang tinggi dari Presiden Jokowi dan jajarannya serta didukung oleh TNI. Melalui babinsa, TNI turut meningkatkan hasil produksi pertanian. Bupati berpesan, peralatan pertanian yang merupakan bantuan dari pemerintah hendaknya sebagai motivasi untuk meningkatkan hasil panen. Menjadi petani sekarang ini tidak bisa hanya konvensional, namun harus modern. Ini demi mewujudkan masyarakat sejahtera. Tentunya, sesuai dengan visi Bupati/Wakil Bupati Blitar Menuju Kabupaten Blitar Lebih Sejahtera, Maju dan Berdaya Saing.

Sementara itu, Ketua Gapoktan Panggungrejo, Sopran menjelaskan, Desa Balerejo merupakan salah satu wilayah di Blitar selatan yang turut menyangga pangan, kendati musim tanam hanya mengandalkan hujan. Untuk  panen jagung P35 per hektarnya sekitar 7,6 ton, jenis Inka 212 juga sekitar 7 ton. Dia juga menyampaikan, selama ini pemerintah sering memberikan bantuan benih jagung, kedelai maupun padi. Untuk padi gogo ditanam pada luas area sekitar 42 ha, padi sawah 627 ha sedangkan untuk tanaman jagung  pada lahan sekitar 3500 ha belum termasuk baon (tanah Perhutani). Demikian pula kedelai, ditanam pada lahan sekitar 3500 ha. Dalam kesempatan tersebut, dia menyampaikan agar Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Kabupaten Blitar juga lebih memberikan perhatian pada tanaman cabe. Karena harga cabe sering kali fluktuatif.

Kegiatan panen jagung secara simbolis yang juga dihadiri seluruh Muspika dan Kades se-Kecamatan Panggungrejo, ini diacarakan penyerahan beberapa alat pertanian kepada anggota Gapoktan seperti  cultivator, traktor Roda 2, Mesin Appo, Traktor Roda 4, rice transpalnter (mesin tanam padi).

 

 

Top